Makassar, Darktenggara.com – Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Kimia Fakultas Sains dan Teknologi UIN Alauddin Makassar kembali menggelar program Relawan Aktif Kimia untuk Masyarakat (REAKTOR) 2026 sebagai bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi di bidang pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan yang berlangsung pada 19–21 Juni 2026 di Kelurahan Parenreng, Kecamatan Segeri, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan tersebut mengusung tema "Kimia Menyentuh Desa: Belajar, Daur, dan Hijaukan."
Melalui program ini, HMJ Kimia menghadirkan berbagai kegiatan edukatif yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan ilmu kimia, mulai dari pengolahan limbah rumah tangga menjadi Pupuk Organik Cair (POC), edukasi sains bagi anak-anak, hingga aksi peduli lingkungan.
Ketua HMJ Kimia Fakultas Sains dan Teknologi UIN Alauddin Makassar, Niwangsah Saputra, mengatakan REAKTOR merupakan bentuk nyata kontribusi mahasiswa dalam menjawab persoalan yang dihadapi masyarakat.
"REAKTOR bukan hanya sebuah program kerja, tetapi merupakan wujud nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat melalui penerapan ilmu kimia yang bermanfaat. Saya berharap kegiatan ini tidak berhenti sebagai agenda tahunan semata, melainkan menjadi awal terbangunnya kolaborasi yang berkelanjutan antara HMJ Kimia dan masyarakat dalam mewujudkan desa yang lebih mandiri, peduli lingkungan, serta berdaya melalui pemanfaatan ilmu pengetahuan," ujarnya.
Menurutnya, ilmu yang dibagikan selama kegiatan diharapkan mampu memberikan manfaat jangka panjang, baik dalam pengelolaan limbah rumah tangga menjadi pupuk organik cair maupun dalam menumbuhkan minat generasi muda terhadap ilmu pengetahuan dan kepedulian terhadap lingkungan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan sosialisasi kepada masyarakat melalui kunjungan langsung ke rumah-rumah warga dan seminar edukatif mengenai pentingnya pengelolaan limbah rumah tangga. Kegiatan tersebut dibuka oleh Sekretaris BPD Kelurahan Parenreng, Usman Belle, yang mengapresiasi inisiatif mahasiswa dalam memberikan edukasi berbasis kebutuhan masyarakat.
Materi utama disampaikan oleh Idil Akbar Ansar, S.Si. dengan tema Pemanfaatan Limbah Menjadi Pupuk Organik Cair (POC) Setara EM4 dari Bahan Lokal untuk Pertanian Berkelanjutan. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa pemanfaatan bahan-bahan alami sebagai pupuk organik menjadi salah satu langkah untuk menjaga kesuburan tanah, meningkatkan kesehatan tanaman, sekaligus mendukung praktik pertanian yang lebih ramah lingkungan.
Tidak hanya memberikan materi, tim Divisi Keilmuan HMJ Kimia juga mendemonstrasikan secara langsung cara mengaplikasikan Pupuk Organik Cair (POC) pada tanaman herbal milik warga. Praktik tersebut diharapkan dapat memudahkan masyarakat memahami manfaat pupuk organik sekaligus mendorong penerapannya dalam kegiatan pertanian sehari-hari.
Koordinator Divisi Keilmuan HMJ Kimia, Aprilyanggina, mengatakan REAKTOR juga memberikan perhatian terhadap peningkatan kualitas pendidikan melalui kegiatan edukasi sains di SD Negeri 14 Parenreng.
Para siswa diperkenalkan pada konsep-konsep dasar sains melalui berbagai eksperimen sederhana, seperti pembuatan es krim dan percobaan meniup balon menggunakan soda kue. Metode pembelajaran yang interaktif tersebut mendapat sambutan antusias dari peserta karena mampu menghadirkan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus menumbuhkan rasa ingin tahu terhadap dunia sains.
Sebagai penutup, HMJ Kimia bersama masyarakat dan siswa melaksanakan kerja bakti membersihkan lingkungan sekolah. Aksi tersebut menjadi simbol komitmen bersama dalam menanamkan kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan sejak usia dini.
Melalui REAKTOR 2026, HMJ Kimia Fakultas Sains dan Teknologi UIN Alauddin Makassar berharap dapat terus menghadirkan program pengabdian yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Selain mendorong pemanfaatan limbah menjadi produk bernilai guna, kegiatan ini juga menjadi upaya membangun kesadaran lingkungan, memperkuat pertanian berkelanjutan, serta meningkatkan literasi sains di tingkat masyarakat.
(Redaksi)
