Sidenreng Rappang – Kebiasaan mencuci tangan pakai sabun masih menjadi salah satu tantangan dalam penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada anak usia sekolah dasar. Padahal, tangan merupakan media utama penyebaran berbagai kuman penyebab penyakit, seperti diare dan infeksi saluran pernapasan. Kurangnya pemahaman mengenai pentingnya mencuci tangan dengan benar dapat meningkatkan risiko penularan penyakit di lingkungan sekolah.

Berangkat dari kondisi tersebut, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin (Unhas) melaksanakan program PINTAR (Perilaku Hidup Bersih untuk Anak Rajin) di UPT SD Negeri 5 Bilokka, Desa Cenrana, Kecamatan Panca Lautang, Kabupaten Sidenreng Rappang. Program ini bertujuan meningkatkan pengetahuan sekaligus membentuk kebiasaan mencuci tangan pakai sabun sejak dini sebagai bagian dari penerapan PHBS di lingkungan sekolah.

Program PINTAR dilaksanakan dalam dua pertemuan dengan melibatkan mahasiswa KKN-PK, guru, dan seluruh siswa UPT SD Negeri 5 Bilokka. Pertemuan pertama yang berlangsung pada Sabtu, 18 Juli 2026, diisi dengan penyuluhan mengenai pentingnya mencuci tangan pakai sabun, manfaatnya dalam mencegah penyebaran penyakit, serta waktu-waktu penting untuk mencuci tangan, seperti sebelum makan, setelah menggunakan toilet, setelah bermain, dan setelah batuk atau bersin.

Materi disampaikan menggunakan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami oleh siswa sekolah dasar. Selain penyampaian materi, mahasiswa juga mengajak siswa berdiskusi serta menjawab berbagai pertanyaan mengenai kebersihan diri sehingga proses pembelajaran berlangsung lebih interaktif dan menyenangkan.

Pada pertemuan kedua yang dilaksanakan pada Sabtu, 25 Juli 2026, kegiatan difokuskan pada praktik enam langkah mencuci tangan pakai sabun sesuai anjuran Kementerian Kesehatan. Untuk memudahkan siswa mengingat setiap langkah, mahasiswa menerapkan metode belajar sambil bernyanyi dan melakukan gerakan bersama. Pendekatan tersebut berhasil menciptakan suasana belajar yang menyenangkan sekaligus meningkatkan antusiasme siswa dalam mengikuti seluruh rangkaian praktik.

Penanggung jawab program mengatakan bahwa program PINTAR dirancang untuk menanamkan kebiasaan hidup bersih sejak usia dini melalui metode edukasi yang mudah dipahami dan menyenangkan.

"Kami berharap siswa tidak hanya mengetahui pentingnya mencuci tangan pakai sabun, tetapi juga menjadikannya sebagai kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari. Kebiasaan sederhana ini merupakan langkah efektif untuk mencegah berbagai penyakit menular," ujarnya.

Guru-guru UPT SD Negeri 5 Bilokka turut memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan program ini. Menurut mereka, metode pembelajaran yang memadukan edukasi, praktik, dan permainan membuat siswa lebih aktif serta lebih mudah memahami materi yang disampaikan.

Melalui program PINTAR, mahasiswa KKN-PK Angkatan 69 Universitas Hasanuddin berharap kebiasaan mencuci tangan pakai sabun dapat terus diterapkan oleh siswa, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah. Upaya ini diharapkan mampu mendukung terbentuknya perilaku hidup bersih dan sehat sejak dini sekaligus berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 3, yaitu Kehidupan Sehat dan Sejahtera (Good Health and Well-being), serta Tujuan 4, yaitu Pendidikan Berkualitas (Quality Education).