Sidenreng Rappang — Upaya mitigasi
perubahan iklim terus didorong melalui kegiatan berbasis masyarakat. Mahasiswa
Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Perubahan Iklim Gelombang 116 Universitas
Hasanuddin melaksanakan sosialisasi dengan judul “Pembuatan Lubang Resapan
Biopori sebagai Upaya Mitigasi Iklim” di Kantor Desa Tonronge, Kecamatan
Baranti, Kabupaten Sidenreng Rappang. Kamis, 31 Juli 2026.
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Tirta
Widyadari sebagai bentuk sosialisasi kepada masyarakat terkait pentingnya
pengelolaan air hujan serta upaya mengurangi risiko genangan secara sederhana
dan ramah lingkungan.
Dalam sosialisasi tersebut, warga diberikan
pemahaman mengenai fungsi biopori yang mampu meningkatkan daya serap air ke
dalam tanah sekaligus membantu pengolahan sampah organik rumah tangga.
“Melalui kegiatan ini, saya berharap
masyarakat dapat memahami betapa pentingnya biopori dan mulai menerapkannya
secara mandiri di lingkungan masing-masing,” ujar Tirta.
Tak hanya sosialisasi, sebelum kegiatan ini
juga dilakukan dengan praktik langsung pemasangan lubang resapan biopori di
beberapa titik dengan total sebanyak tujuh lubang biopori dipasang. Pemasangan
tersebut telah dilaksanakan selama dua hari, yakni pada 24 hingga 25 Juli.
Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat
Desa Tonronge dapat lebih peduli terhadap lingkungan serta berperan aktif dalam
upaya mitigasi perubahan iklim di tingkat lokal.