Maros, Darktenggara.com — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) melaksanakan program kerja Mental Health Warrior: Psikoedukasi Regulasi Emosi dan Future Tree sebagai Media Perencanaan Masa Depan bagi Remaja di SMKS H. A. Wasir Ali Maros, Desa Bonto Manai, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, Kamis (30/7/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh para siswa sebagai upaya meningkatkan pemahaman mengenai regulasi emosi sekaligus mendorong kemampuan mereka dalam menyusun perencanaan masa depan secara positif.
Rangkaian kegiatan diawali dengan analisis kebutuhan dan pre-test, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi mengenai emosi, pentingnya mengenali emosi, serta berbagai strategi untuk meregulasi emosi dalam kehidupan sehari-hari. Setelah sesi psikoedukasi, peserta mengikuti kegiatan katarsis seni melalui aktivitas menggambar sebagai media mengekspresikan perasaan. Selanjutnya, mereka menuliskan cita-cita dan harapan pada media Future Tree sebelum kegiatan ditutup dengan post-test.
Salah satu peserta, Rasul, mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut karena memperoleh pemahaman baru mengenai kesehatan mental.
"Saya jadi lebih paham tentang emosi manusia dan bagaimana cara mengaturnya. Waktu menggambar saya membuat pemandangan di halaman rumah karena itu membuat saya merasa bahagia. Di Future Tree saya juga menulis cita-cita saya dan berharap suatu hari nanti bisa terwujud," ujarnya.
Melalui program Mental Health Warrior, mahasiswa KKN Gelombang 116 Unhas berharap remaja di Desa Bonto Manai memiliki kemampuan yang lebih baik dalam mengenali dan meregulasi emosi, serta terdorong untuk menyusun harapan dan tujuan hidup sejak dini.
Program ini diharapkan menjadi langkah awal dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan mental sekaligus membangun optimisme generasi muda dalam merencanakan masa depan.